jendelahukum.id – Tepat hari ini, 20 Februari 2026, genap 365 hari sejak dilantik pada Februari 2025, satu tahun perjalanan kepemimpinan Sherly Tjoanda Laos sebagai Gubernur Maluku Utara.
Satu tahun mungkin terasa singkat dalam ukuran pembangunan, tetapi cukup panjang untuk melihat arah, komitmen, dan kesungguhan. Dari sosok yang sebelumnya lebih dikenal sebagai ibu rumah tangga, beliau memberanikan diri mengambil tanggung jawab besar: memimpin dan melayani masyarakat yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Bumi Moloku Kie Raha.
Dalam kurun waktu 365 hari, tentu ada langkah-langkah yang telah diupayakan—mulai dari turun langsung menyapa masyarakat, mendengar aspirasi, memperkuat koordinasi pembangunan, hingga memastikan program-program prioritas berjalan.
Kepemimpinan bukan hanya soal kebijakan di atas kertas, tetapi tentang kehadiran di tengah rakyat, terutama saat mereka membutuhkan perhatian dan solusi.
Perjalanan ini tentu tidak lepas dari tantangan. Memimpin daerah kepulauan dengan kondisi geografis yang luas membutuhkan ketahanan, kesabaran, dan kemampuan merangkul berbagai kepentingan. Namun keberanian untuk melangkah dan bertanggung jawab adalah fondasi awal yang penting.
Terlepas dari pro dan kontra yang selalu ada dalam dinamika pemerintahan, doa dan harapan masyarakat tetap menjadi kekuatan utama.
Semoga Tuhan berikan kesehatan, kebijaksanaan, dan keteguhan hati untuk
“Ibu Sherly Tjoanda Laos” sebagai Gubernur Maluku Utara.
Terus bekerja demi kemajuan Maluku Utara.
*(Bung)*
