Fakta Hukum. Id. Tegal – Jateng Rabu ,4/02/2026 Bencana tanah bergerak melanda Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, dan terus meluas hingga saat ini. Dipicu hujan deras pada Selasa (3/2/2026) pukul 12.00 WIB, pergeseran tanah ini mengakibatkan kerusakan masif pada pemukiman warga dan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.
Wakil Bupati Tegal, H. Ahmad Kholid, meninjau langsung titik bencana Selasa (3/2/2026) sore. Peninjauan ini didampingi oleh tim gabungan dari BPBD, Basarnas, Forkopincam, PMI, dan pemerintah Desa Padasari guna mempercepat proses penanganan darurat.
“Harapan kami, warga yang terdampak segera mengosongkan tempat tinggal dan meninggalkan lokasi bencana. Area ini harus dikosongkan guna mengantisipasi pergerakan tanah lebih lanjut yang masih aktif,” tegas Ahmad Kholid dalam keterangan persnya.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, bencana ini mengakibatkan kerusakan pada rumah-rumah warga di wilayah 4 RW, 13 RT, yang mencakup 530 kepala keluarga (KK). Selain itu, fasilitas seperti Pondok Pesantren Al- Adalah, turut terkena dampak serius, menyebabkan 426 santri harus segera dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
Untuk menjamin keselamatan jiwa, warga telah dievakuasi ke posko pengungsian yang berpusat di RT 21, Dusun Dukuh Lebak, Kecamatan Jatinegara. Di lokasi tersebut, tim jajaran dari Polres Tegal bersama Dandim 0712/Tegal telah mendirikan tenda-tenda darurat untuk menampung para pengungsi.
Wakub Kholid juga menghimbau warga untuk terus waspada dan menerapkan sistem tidur bergilir di posko pengungsian guna memantau situasi secara real-time.
“Pemerintah Kabupaten Tegal melalui BPBD telah menyiapkan berbagai kebutuhan dan keperluan dasar bagi para pengungsi,” katanya.
By ,Slamet
Editor : Tim Redaksi
