Gorontalo ( Fakta hukum. Id. ), Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menekankan pentingnya konsolidasi internal partai tanpa konflik saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Gorontalo Sabtu (3/1/2026). Menurut Mardiono, muswil menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas organisasi menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2029, sehingga seluruh kader diminta mengedepankan persatuan dan menghindari gesekan internal yang dapat melemahkan partai.
Muswil ini harus kita sukseskan dengan baik, tanpa konflik. Kepentingan utama kita adalah memperkuat organisasi dan mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029,” ujar Mardiono dalam sambutannya. Pembukaan Muswil VI PPP Gorontalo menegaskan soliditas internal PPP di tengah agenda konsolidasi nasional.
Kepemimpinan, Konsolidasi Partai Dimulai Mardiono menyampaikan, Muswil VI PPP Gorontalo merupakan musyawarah wilayah perdana yang digelar pada masa kepemimpinannya sebagai ketua umum. Ia menegaskan, muswil menjadi bagian penting dari percepatan penataan dan penyegaran kepengurusan partai di daerah, seiring akan berakhirnya masa khidmat kepengurusan wilayah. “Dalam dua sampai tiga bulan ke depan, masa khidmat kepengurusan wilayah akan berakhir. Sesuai Anggaran Dasar (AD)/Anggaran Rumah Tangga (ART), Muswil harus segera dilaksanakan agar kepengurusan baru bisa terbentuk dan langsung fokus melakukan konsolidasi,” jelas Mardiono. Ia menambahkan, konsolidasi struktur partai hingga tingkat akar rumput menjadi kunci, mengingat jarak Pemilu 2029 yang relatif singkat. “Setelah Muswil, akan dilanjutkan dengan Muscab dan musyawarah tingkat kecamatan. Ini penting untuk melahirkan keterwakilan struktur yang dibutuhkan dalam proses verifikasi peserta Pemilu 2029,” kata Mardiono.
Kembali Rancang Strategi Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan politik ke depan yang akan didominasi oleh pemilih generasi (gen) Z dan milenial. Oleh karena itu, Mardiono mendorong penguatan kaderisasi serta penanaman agen-agen politik PPP hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. “Tiga tahun ini bukan waktu yang panjang. Kita harus bergerak cepat dan solid,” tegasnya. Mardiono menargetkan seluruh Muswil PPP di Indonesia dapat rampung paling lambat Januari 2026, kecuali di wilayah yang terdampak bencana dan masih memerlukan pertimbangan khusus. Pada kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi kinerja kepengurusan DPW PPP Gorontalo. periode sebelumnya.
( Ismail Gobel )
