Gowa, 7 Oktober 2025 — FaktaHukum.id
Prajurit Divisi Infanteri 3 Kostrad bergerak cepat membantu masyarakat di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pasca hujan deras disertai angin besar yang melanda wilayah tersebut. Kegiatan ini berlangsung di sejumlah titik di Kecamatan Bontomarannu, di antaranya Desa Sokkolia dan Desa Mata Allo.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 14.30 WITA ini melibatkan 202 personel prajurit Divif 3 Kostrad, dengan fokus utama pada pembersihan, perbaikan rumah warga yang rusak, serta penyaluran bantuan kepada korban terdampak.

Kesiapan dan Kepedulian Prajurit
Apel pengecekan dipimpin oleh Kolonel Inf Nurwaliyanto (Aster Kasdivif 3 Kostrad) sebelum para personel disebar ke beberapa sektor. Pembagian tugas dilakukan secara terstruktur:
Desa Sokkolia: Dusun Borong Rappo (110 rumah), Dusun Borong Bulo (11 rumah), dan Dusun Borongkaluku (19 rumah).
Desa Mata Allo: Satu rumah milik warga bernama Dg. Sannang yang plafonnya runtuh akibat angin besar.
Sementara itu, Brigjen TNI Alexsius Ngurah A., P.Sc., M.Han., M.S.S.S.D., NDC., CGRA (Irdivif 3 Kostrad) turut hadir meninjau langsung jalannya karya bakti di Desa Sokkolia. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan dan pengabdian TNI kepada rakyat.
> “Prajurit Kostrad selalu siap berada di tengah masyarakat, bukan hanya dalam situasi perang, tetapi juga ketika rakyat membutuhkan uluran tangan dalam menghadapi bencana,” ungkap Brigjen TNI Alexsius Ngurah di sela kegiatan.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gowa, Ibu Husnia Talenrang, didampingi Dandim 1409/Gowa Letkol Inf Heri Kuswanto, serta unsur Forkopimda Kecamatan Bontomarannu.
BNPB Kabupaten Gowa dan Dinas Perumahan juga menyalurkan bantuan berupa selimut, sembako, kayu balok, dan seng untuk membantu warga memperbaiki rumah mereka yang rusak akibat angin puting beliung.
Bupati Gowa menyampaikan apresiasi atas langkah cepat prajurit Divif 3 Kostrad dalam membantu warga.
> “Kami sangat berterima kasih kepada Kostrad yang langsung turun tangan membantu masyarakat. Ini bentuk nyata sinergitas antara TNI dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana,” ujar Bupati Husnia.
Suara Warga: Rasa Syukur atas Bantuan Cepat
Warga yang terdampak pun menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian prajurit TNI. Salah satu warga Dusun Borong Rappo, Rahmawati (42), mengaku rumahnya rusak di bagian atap dan dapur akibat terpaan angin.
> “Kami tidak tahu harus mulai dari mana, tapi begitu TNI datang bantu bersihkan dan perbaiki, hati saya tenang. Mereka bekerja cepat tanpa pamrih,” ujar Rahmawati sambil menahan haru.
Sementara itu, Dg. Sannang, warga Desa Mata Allo yang rumahnya mengalami kerusakan pada plafon, juga menyampaikan rasa syukurnya.
> “Terima kasih banyak buat bapak-bapak TNI. Tidak hanya bantu memperbaiki rumah, tapi juga kasih semangat dan bantuan makanan,” ucapnya.
Kegiatan Berjalan Aman dan Tertib
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman. Setelah peninjauan di Desa Sokkolia, Bupati Gowa melanjutkan kunjungan ke Desa Sapaya, Kecamatan Bungaya, untuk melihat kondisi warga di lokasi lain yang terdampak.
Hingga pukul 14.30 WITA, kegiatan karya bakti selesai dengan hasil yang memuaskan, di mana sebagian besar rumah warga sudah dibersihkan, puing-puing disingkirkan, dan bantuan telah tersalurkan dengan baik.
Karya bakti ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih menjadi nilai utama dalam tubuh prajurit TNI, khususnya di jajaran Divisi Infanteri 3 Kostrad.
—
📸 Dokumentasi: Divif 3 Kostrad / Kodim 1409 Gowa
✍️ Penulis: Kanda Ali
📰 Editor: Redaksi FaktaHukum.id
📍 Sumber: Dokumentasi Lapangan Divif 3 Kostrad, Pemkab Gowa, dan BNPB Kabupaten Gowa
