Kabupaten Tangerang | faktahukum.id– Banjir rob kembali merendam sejumlah wilayah pesisir di Kabupaten Tangerang, Banten. Peristiwa ini telah berlangsung sejak hari pertama hingga hari keempat dan hingga kini kondisi di beberapa titik dilaporkan belum sepenuhnya pulih, Jumat (15/01/2026).
Genangan air akibat pasang air laut diperparah oleh cuaca buruk serta aktivitas pembangunan proyek di kawasan pesisir. Akibatnya, aktivitas warga terganggu dan sebagian masyarakat masih harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, menjelaskan bahwa banjir rob ini berdampak signifikan terhadap permukiman warga.
“Banjir terjadi akibat pasang air laut yang tinggi, cuaca ekstrem, serta faktor pembangunan di wilayah pesisir. Di beberapa lokasi, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa,” ujarnya.
BPBD Kabupaten Tangerang mencatat sedikitnya enam desa pesisir terdampak banjir rob, khususnya di wilayah Kecamatan Kosambi dan sekitarnya. Desa-desa tersebut antara lain Kampung Dadap, Kosambi Barat, Salembaran Jati, Salembaran Jaya, Desa Tanjung Pasir, Desa Lemo, Desa Muara, Desa Pangkalan, serta Desa Tanjung Burung, dan beberapa desa pesisir lainnya.
Akibat banjir rob ini, warga mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Sejumlah ruas jalan tidak dapat dilalui, sementara beberapa rumah warga dan fasilitas umum terendam air laut.
Dalam upaya penanggulangan, BPBD Kabupaten Tangerang terus melakukan pemantauan intensif di lokasi terdampak serta menyalurkan bantuan kepada warga. Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani dampak banjir dan mempercepat pemulihan kondisi wilayah.
Sementara itu, warga setempat berupaya membersihkan lingkungan serta memperbaiki kerusakan ringan akibat genangan air, sembari berharap kondisi segera membaik.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi banjir rob susulan, mengingat kondisi cuaca dan pasang air laut yang masih berfluktuasi.
Semoga situasi segera normal kembali dan warga terdampak dapat beraktivitas seperti sediakala.
Reporter: Kabiro (3ndo)
Editor: ( Wiwin)
