Wanita Jurnalis
Pangkep ( faktahukum.id ) ,2 November 2025 – Di balik lensa yang tajam,Tersembunyi mata yang tak kenal lelah,
Menyelami ruang-ruang yang terlupakan,
Menggali kebenaran dalam sunyi yang tak terucapkan.
Dia adalah pena yang menari,
Mengukir kata-kata yang melintasi batas,
Menembus malam, berani menghadap gelap,
Sebab dalam hatinya terpatri cahaya kebenaran.
Di dunia yang ramai dengan suara,
Dia berdiri dengan keyakinan,
Berbicara tanpa takut, tanpa ragu,
Memberikan ruang untuk mereka yang tak terdengar.
Wanita jurnalis, lincah dan penuh keberanian,
Melangkah tegap meski medan penuh rintangan,
Setiap kata yang ia tulis adalah senjata,
Setiap laporan yang ia buat adalah saksi bisu.
Dengan tinta di tangan,
Dia membangunkan hati yang terlelap,
Menyuarakan kisah yang terabaikan,
Menulis cerita yang tak boleh dilupakan.
Dia bukan hanya penulis,
Dia adalah pengungkap yang tak tergoyahkan,
Pemegang harapan yang terpendam,
Pencari kebenaran yang tidak kenal lelah.
( St. Aisyah )
