BANYUMAS –Jateng fakta hukum. Id. Senin 06/04/2026
Seorang pemuda berinisial YN (24), warga Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, nyaris mengakhiri hidupnya dengan memanjat tower setinggi 70 meter di Desa Pegalongan, Kecamatan Patikraja, pada Sabtu malam (4/4/2026). Berkat evakuasi dramatis tim SAR gabungan, korban berhasil dibujuk turun dalam kondisi selamat.
Insiden bermula sekitar pukul 22.07 WIB, ketika warga sekitar melaporkan adanya seorang pria yang sudah berada di puncak tower. Tim Rescue USS Banyumas yang menerima laporan langsung bergerak cepat. “Tim kami diberangkatkan dengan waktu respons sekitar 11 menit setelah laporan diterima,” ujar Koordinator Tim SAR, Amin Riyanto, dalam keterangannya, Minggu (5/4/2026) malam.
Tim tiba di lokasi pukul 22.34 WIB dan langsung melakukan asesmen. Proses penyelamatan berlangsung menegangkan. Korban terlihat gelisah di ketinggian puluhan meter dengan risiko jatuh yang sangat tinggi. Petugas SAR pun ikut memanjat dan melakukan pendekatan psikologis secara hati-hati agar korban tidak terpancing melakukan tindakan berbahaya.
Setelah hampir tiga jam bernegosiasi dalam kondisi genting, korban akhirnya luluh dan bersedia dievakuasi. “Korban berhasil kita evakuasi dalam keadaan selamat pada pukul 01.25 WIB, dan langsung mendapat penanganan medis dari tim kesehatan di lokasi,” jelas Amin.
Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 02.00 WIB, dan seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing. Berdasarkan informasi yang dihimpun, YN nekat melakukan aksi tersebut diduga karena sakit hati akibat masalah asmara.
Atas kejadian ini, tim SAR mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis orang-orang terdekat. “Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan kondisi serupa, sehingga dapat segera ditangani,” pungkas Amin.
Slmt
